Search
Thursday 22 June 2017
  • :
  • :

Syahruddin Harapkan Pemerintah Daerah Serius Optimalkan Pelestarian Pantai

Ketua DPRD, Nanang Ali dan Wakil Ketua DPRD, Syahruddin M. Noor saat lakukan bersih pantai

Ketua DPRD, Nanang Ali dan Wakil Ketua DPRD, Syahruddin M. Noor saat lakukan bersih pantai

Dprd-penajamkab— PPU — Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Penajam Paser Utara bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kaltim mengadakan kegiatan Pesisir Bersih, Indah dan Lestari (Berseri)  di Pantai Corong PPU, Kamis (11/6). Kegiatan yang dihadiri oleh Staff Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Provinsi Kaltim, Budi Pranowo tersebut dilakukan sebagai salah bentuk satu upaya menjaga dan melestarikan kawasan pantai-pantai di Kaltim khususnya PPU.

Wakil Ketua DPRD PPU, Syahruddin M. Noor dalam kesempatan itu mengharapkan agar Pemerintah Daerah dapat memberikan tindak lanjut atas optimalisasi pelestarian pantai-pantai di PPU. Syahruddin menilai, saat ini Pemerintah Daerah masih belum dapat memberikan sebuah tindak nyata yang berkesinambungandalam hal pelestarian pantai di kawasan PPU.

“Kita berharap Pemerintah Daerah tidak hanya melakukan kegiatan yang hanya bersifat ceremonial saja”, terang politisi Partai Demokrat itu.

Diakui Syahruddin Pemerintah Daerah memang sudah menjalankan beberapa kegiatan seperti penanaman pohon sebagai langkah dasar pelestarian pantai. Namun, kegiatan-kegiatan tersebut dinilai Syahruddin masih dilakukanhanya pada beberapa tempat saja dan cenderung dibiarkan terbengkalai setelah kegiatan tersebut selesai.

Padahal, tambah Syahruddin kemudian, upaya pelestarian pantai tidak berhenti pada langkah penanaman pohon saja. “Setelah penanaman pohon-pohon itu tentu harus diadakan pengawasan serta evaluasi atas tingkat keberhasilannya.” Ujar Syahruddin.

Lebih lanjut, Syahruddin juga secara khusus menghimbau Pemerintah Daerah  khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan PPU untuk segera mereklamasi pantai-pantai yang sudah terkena abrasi.Bahkan secara tegas, Syahrudin menjelaskan pereklamasian pantai merupakan tugas utama yang harus diselesaikan Pemerintah Daerah jika bersungguh-sungguh ingin melestarikan kawasan pantai di PPU.

“Pantai ini kan nanti menjadi warisan buat anak cucu kita, sudah sepantasnya lah kita bisa menjaga pantai ini agar kedepannya bisa semakin baik.” Tegas Syahruddin

Saat ini memang tercatat ada beberapa pantai di PPU yang dilanda abrasi. Pantai Nipah-Nipah dianggap sebagai kawasan pantai yang terkena abrasi paling parah. Diperkirakan pantai tersebut telah terkena abrasi mencapai panjang 8 meter.  Titik lainseperti pantai Tanjung Jumlai, Pesisir Desa Sesulu, dan Pesisir Desa Apiapi di Kecamatan Waru juga dinggap sebagai kawasan pantai yang terkena dampak abrasi cukup parah. (mif)

Comments

comments




Leave a Reply