Search
Tuesday 21 November 2017
  • :
  • :

DPRD PPU Kunjungi Satpol PP Paser

Ketua Komisi I DPRD PPU. H Andi M YusufTANA PASER, DPRD-PENAJAMKAB.GO.ID – Guna meningkatkan peranannya dalam hal penegakan peraturan, Kamis (24/4), Ketua Komisi I DPRD Penajam Paser Utara H Andi Muhammad Yusuf bersama enam legislator PPU lainnya, yakni Habir, Syarifah Ainun Yariyah, H Ahmad Badaraini, Safaruddin SH, Syamusuddin Ali dan Suyadi tidak segan – segan bertandang ke Markas Besar (Mabes) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Paser untuk berbagi mengenai masalah penegakan peraturan dan disiplin.

Kunjungan mereka disambut  antusias oleh Kepala Kantor Satpol PP Paser HM Guntur. “Kami menerima siapa saja yang ingin mencari informasi disini, termasuk anggota DPRD Komisi I Kabupaten PPU. Apalagi ini menyangkut dasar kinerja Satpol PP dalam penegakan peraturan di Paser,” urai Guntur.
Kunjungan tersebut sebagai silaturahmi dan belajar bersama untuk meningkatkan peranan Komisi I DPRD Kabupaten PPU
“Pada dasarnya, kami tidak pernah melarang PKL untuk berdagang, bahkan kami arahkan mencari yang terbaik untuk hasil yang memuaskan dari dagangan mereka. Hasilnya, kami tidak pernah mengalami kesulitan bahkan kekerasan,” terangnya.
Menurut Guntur, tindak kekerasan tidak perlu terjadi saat penertiban dan penggerebekan. Karena Satpol PP Kabupaten paser mengutamakan pendekatan  kepada masyarakat yang sifatnya informal, sebagai upaya membentuk kesadaran masyarakat akan nilai sebuah peraturan dalam perkembangan pembangunan Paser.
Sedangkan untuk persoalan yang lain, lanjut Guntur, yaitu IMB, tuna wisma, tuna susila, Miras dan pelajar yang membolos dan terjaring razia, sekarang ini prosesnya bisa cepat. Hal ini disebabkan adanya koordinasi dengan pihak lain yang tepat.
“Kami lebih mengedapankan komunikasi dan koordinasi dengan pihak – pihak yang terkait, seperti kejaksaan, pengadilan, kepolisian dan sekolah. Ketika terjadi permasalahan kita tinggal berkoordinasi,” katanya. (sur214)

Sumber: Koran Kaltim

Comments

comments




Leave a Reply