Search
Tuesday 21 November 2017
  • :
  • :

Draf APBD 2013 Capai 50%

PENAJAM, DPRD-PENAJAMKAB.GO.ID – Pembahasan draf APBD 2013 hingga saat ini sudah mencapai 50 persen, sehingga diharapkan jika tak ada aral melintang APBD 2013 dapat disahkan sebelum akhir Desember 2013.

“Perkembangan pembahasan APBD 2013 sudah sampai 50 persen, mudah-mudahan saja mingu-minggu ini sudah bisa disahkan,” ujar Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Penajam Paser Utara (PPU) H Saidin kepada Balikpapan Pos, Minggu (16/12).

Ditanya lebih lanjut apakah proses pembahasan APBD 2013 yang melibatkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan TAPD berjalan alot, Saidin yang juga menjabat kepala Bagian Keuangan Setkab PPU ini mengaku tidak ada yang alot.

“Tidak ada yang alot, semua berjalan lancar sesuai mekanisme. Masing-masing usulan baik melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang dilaksanakan pemerintah maupun jaring asmara yang dilaksanakan DPRD, programnya dipadukan bersama,” tutur Saidin.

Hanya saja, ia menyebutkan, terkait dengan anggaran defisit sekira Rp 103 miliar atau 8 persen dari yang disampaikan dalam Nota Keuangan RAPBD 2013 lalu, Banggar DPRD dan TAPD sepakat untuk menekan lagi defisit sampai di bawah 6 persen sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sayangnya, Saidin enggan menyebutkan SKPD-SKPD mana yang programnya terkait dengan anggaran defisit itu dilakukan pemangkasan. “Kami tak mau sebutkan SKPD yang anggarannya dipangkas. Ya, intinya Banggar dan TAPD sepakat angka defisitnya bisa ditekan lagi jadi 6 persen,” jelasnya.

Namun, Saidin sebelumnya menyebutkan, defisit anggaran 2013 nanti karena lebih banyak dipakai membayar proyek-proyek multiyear yang mencapai Rp 500 miliar lebih di Dinas PU-Kimprawil. “Pembahasan program Dinas PU-Kimpraswil belum selesai.

Anggaran 2013 nanti masih banyak dipakai bayar proyek-proyek multiyear,” katanya. Saidin menambahkan, bila Banggar dan TAPD bisa merampungan pembahasan dalam waktu segera ini, maka akan dibuatkan nota kesepakatan bersama kemudian hasil pembahasannya disampaikan ke Pemprov Kaltim untuk dikoreksi dan dipelajari.

“Kalau cepat selesai, baru dibuatkan nota kesepakatan bersama Banggar dan TAPD, kemudian dibawa ke pemprov untuk dikoreksi dan pelajari. Setelah dari pemprov anggaran baru bisa diparipurnakan,” pungkas Saidin. (pam)

 

Sumber: http://balikpapanpos.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=85046#

Comments

comments




Leave a Reply